Read more: Cara Membuat READMORE Otomatis | HTC Community http://ojelhtc.blogspot.com/2011/12/cara-membuat-readmore-otomatis.html#ixzz1ipi6w8NC Under Creative Commons License: Attribution Non-Commercial Share Alike

Mikcofinance, ialah suatu model lembaga keuangan yang memberi akses kepada pengusaha kecil yang membutukan modal akan tetapi tidak mendapat akses ke lembaga keuang konvisional, karena rumit dan banyanya syarat - syarat yang harus di penuhi. Lembaga keuangan Mikro hadir memberi sosuli yang menjangkau lapisan - lapisan masyarakat pengusaha bersekala kecil dalam hal permodalan. Dengan sistem bagi hasil yang sangat menguntungkan kedua belah pihak.

1. Microcredit (Kredit Mikro)

Microcredit merupakan kredit kecil yang diberikan kepada klien dari bank maupun lembaga keuangan lainnya. Microcredit dapat ditawarkan tanpa jaminan kepada perorangan maupun kelompok.

2. Kredit Mikro dan Keuangan Mikro

Sering kali penggunaan istilah ini salah. Kurangnya penjelasan tentang kegunaannya, bahkan di sektor pembangunan, adalah suatu alasan dimana hal ini harus dibedakan sejak awal.
          Dimana Kredit Mikro merupakan bagian dari bidang keuangan mikro. Kredit Mikro merupakan layanan terhadap pengusaha yang pendapatannya rendah. Sementara, Keuangan Mikro mencakup kedalam kredit, tabungan dan jasa keuangan  seperti asuransi dan uang transfer.

3. Siapakah Klien dari Keuangan Mikro?

Klien dari keuangan mikro adalah "aktif secara ekonomis miskin" atau orang-orang berpenghasilan rendah
yang tidak memiliki akses ke lembaga keuangan formal. Klien harus memiliki peluang ekonomi dan keterampilan kewirausahaan sebagai uang yang mereka terima tidak harus digunakan untuk konsumsi, tetapi untuk tujuan produktif.

4. Keuangan Mikro dan Rentenir

Pada rentenir biasanya, kepentingan biaya hampir selalu jauh melebihi apa yang dibebankan oleh LKM (Lembaga Keuangan Mikro) dan para peminjamnya tidak memiliki jenis perlindungan dari penyalahgunaan perilakukasarnya penarikan pinjaman atau praktek pinjaman tidak adil.

5. Keberlanjutan Keuangan 

Untuk menjalankan usaha, lembaga keuangan dan pada umumnya semua perusahaan, pastilah sangat memerlukan dana. Ini dapat muncul dalam beberapa cara berbeda: mereka dapat menerbitkan saham (apa yang secara teknis disebut ekuitas) atau akses apa yang disebut pembiayaan utang, yang biasanya dalam bentuk obligasi dan pinjaman dari lembaga keuangan lainnya. Kemudian bank dapat mengumpulkan tabungan dari klien mereka. Sumber penambahan dapat berasal dari sumbangan, hibah maupun pinjaman lunak (kredit di bawah harga pasar).

0 komentar:

Posting Komentar

seacrh

About my blog

Blog ini sebagai sarana bertukar informasi untuk menambah wawasan dalam hal entrepreneurship ..

Mengenai Saya

Foto saya
Saya Tgk. Mohd Putra Rizki, berjiwa entrepreneur sejak duduk di bangku sekolah dasar, bersama kk, saya memulai usaha es lilin, emping sampai usaha cafe. jatuh bangun sudah menjadi hal yang biasa.. pantang menyerah dan selalu berusaha untu kebaikan kita dan orang sekitar.. bukan begitu sobat ??
detra05@copyright. Diberdayakan oleh Blogger.

Pengikut

Entri Populer

Total Pengunjung